Sebelas Tahun Terbutakan

Senja kesepuluh di bulan Ramadhan tahun ini diakhiri dengan sebuah kisah singkat dari dua akhawat, sebut saja Alfa dan Beta.

A: Ukh, pernah ngalamin kebutaan?

B: Hmm.. ngga fa. Kenapa emang?

A: Syukurlah,, ana 11 tahun buta dan terbutakan.

B: Maksudnya gimana? Ko bisa? Apa sebabnya?

A: Yaah, terbutakan oleh ulah diri sendiri. Buta dari memandang yang halal, sehingga begitu nikmat dan menyenangkan kala bertemu dan saling pandang. Buta dari nasihat, sehingga apa yang orang tulis tak kuasa dibaca padahal isinya nasihat bermakna. Buta dari kata hati, yang tiap hari menampakkan fitrahnya "Cukuplah Allah Bagiku.. cukuplah Allah Bagiku.." Ana terbutakkan ukh, oleh syahwat yang menyelam sampai ke sumsum tulang. Mengagumi lawan jenis memang fitrah, tapi kalau gak bisa kontrol dengan benteng keimanan, alih-alih bisa terbutakan seperti ana ukh, apalagi bertahun-tahun mengakar.

B: [Senyum bingung dan speechless..]

A: Gak pacaran kok ukh, ana tau pacaran Haram, ikhtilat, khalwat, ga ana lakuin ukh, chit chat ga penting pun ga pernah, bahkan tiap ada pm dari dia untuk koordinasi agenda dakwah langsung ana hapus ukh, karena khawatir justru akan memperparah kebutaan ana.

B: [masih dengan wajah bingung]

A: Tapi ukh, diam-diam ana membayangkan, berangan-angan, berharap 'sesuatu' dan setiap yang dia lakukan ko kayanya "like an angel". Buta ana ukh, bener-bener terbutakan.

B: Sabar ya ukh, itu ujian buat anti.

[Jleb Mak]

Hmm.. mungkin sebagian akhawat pernah mengalami dan bisa jd kebablasan kalau-kalau tak membentengi diri dengan keimanan kepada Allah.

Dear,
Allah Maha Pencemburu, masih mau menghabiskan akal dan fikiran hanya untuk 'dia' yang mungkin ga pernah mikirin kamu. Sedang Allah, karuniaNya begitu luas.

Allah Maha Pengasih, apapun yang kita harapkan pasti Allah kabulkan dengan cara dan skenarioNya yang indah, masih mau berharap sama makhluk?

Intinya, seseorang akan diuji di titik lemahnya, sampai kamu bisa naik level dan lolos ujian di titik tersebut.. Jadi, LAWAN!!! Lawan semua angan dan harapan sama si 'dia'.. Sibukkan diri dengan hal-hal positif..

Jodoh itu sudah Allah jamin sama halnya seperti rezeki. Tapi akhir hidup kita tak ada yang jamin, Surga atau Neraka.

Jadi, LAWAN!!!

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Sani Ama